CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Friday, September 10, 2010

Ini Kisah Tentang Seorang Perempuan
Seorang gadis yang masa itu masih kecil dan perawan
Pejamkan mata dan bayangkan sahaja situasinya berada dalam suatu tempat kecil terpuruk yang dinamakan jamban

Aku tidak tahu tentang kamu
Aku tidak tahu apa cerita kamu
Tapi ini cerita aku maka dengarkan
Ambil mata kamu dan paku
Dengar cerita aku disuatu masa
Ketika dahulu disuatu masa
Menangis sendiri disuatu masa
Tentang diri sendiri di suatu masa
Aku dibesarkan,
Dimanja,
Disayang,
Aku dibesarkan dengan segala rasa,
Aku dibesarkan dengan penuh cinta
Aku dibesarkan biasa sahaja

Ayah bonda kenapa bohong?
Kenapa engkau hendak bohong?
Dulu dikata aku la raja,
Puteri jelita
Sekalian rakyat jelata akan mencemburui jiwa aku,
Tapi ayah bonda dunia tidak mahukan jiwa aku
Yang dihendakkan cuma wajah dan rupa sahaja

Wahai ayah bunda knp engkau bohong saya?
Aku dibesarkan sbgai seorang gadis yang gemuk, pendek, busuk, tidak cerdik
Aku dikatakan org ”hey babi kenapa engkau sangat jelik”

Wahai ayah bunda kenapa dibohong
Aku ini bukan disini
Tempat aku tidak sepatutnya dibiarkan diluar pergi
Aku sepatutnya disimpan disatu tempat dimana cuma ada ayah ibu
Dimana mereka akan sayang aku
Untuk siapa aku
Untuk siapa aku

Bila aku keluar aku dikeji
Bila aku diluar aku dimaki
Kerana yang dimahukan cuma wajah rupa seri
Ayah bunda kenapa bohong saya?
Ayah bunda kenapa tak cerita?
Dunia tempat kejam
Dunia macam-macam
Depa tak suka saya
Depa tak cinta saya

Knp ayah, kenapa bonda
Tak dikhabarkan dunia
Yang mereka-mereka yang tidak sukakan siapa saya
Yang hendak dari dulu menjadi saya
Mereka semua hendak saya jadi cantik badan jelita
Tapi itu memang bukan saya,
Bukan saya,
Bukan saya

Maka apakah aku harus pergi?
Duduk dirumah dan terus mati
Apakah aku tinggal disini
Takk akan pergi tak akan pergi
Dunia tempat kejam
Dunia macam-macam
Tapi jangan sedar,
Dengarkan semua kata mereka
Dunia mmg kejam

Dunia macam-macam
Tapi janganlah engkau percaya kata mereka
Biar kita begini sahaja buruk, gemuk, besar, cantik
Biar sahaja diri kita cantik, molek, hodoh, jelik
Siapa kita itu kita
Cinta sahaja jiwa kita
Kalau mereka tak suke
Pergi mampus tak apa
Tak apa
Tak suka
Tak apa
Ini sisa-sisa rasa
Rasa jiwa yg terluka

0 comments: